DESAIN RUMAH KACA MINIMALIS: TERLIHAT INDAH NAMUN MEMILIKI DAMPAK YANG BURUK BAGI LINGKUNGAN SEKITAR
Seiring perkembangan zaman banyak bangunan yang memiliki desain menarik dan unik. Salah satu contohnya adalah rumah kaca, yang dikenal dengan greenhouse sebagai efek pemanasan global maupun bangunan untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman karena memiliki:
1. Suhu Yang Hangat
Tanaman dapat tumbuh dengan baik karena mendapatkan cahaya matahari yang cukup di dalam serta suhu yang stabil untuk proses pertumbuhan di dalam rumah kaca lebih hangat dibandingkan di luar.
2. Eksperimen
Bagi ahli botani, rumah kaca sangat berperan penting karena dapat digunakan sebagai eksperimen ilmiah berbagai macam jenis tanaman terhadap lingkungannya.
3. Budidaya Musiman
Dapat digunakan untuk menanam tanaman di luar musim maupun tanaman di daerah tertentu dengan iklim dingin yang tidak mendukung pertumbuhan tanaman, karena didalam bangunan rumah kaca memiliki suhu dan cahaya matahari yang cukup.
Meskipun dinilai memiliki keindahan yang unik karena desain bangunannya yang menggunakan bahan serba kaca mulai dari atap hingga semua sisi, namun rumah kaca juga memiliki beberapa efek seperti:
1. Perubahan Iklim Yang Ekstrim
Pembangunan rumah kaca secara terus menerus dapat mempengaruhi iklim sehingga iklim menjadi tidak stabil untuk jangka panjang.
2. Meningkatnya Permukaan Air Laut
Efek rumah kaca dapat menyebabkan pemanasan global yang berpengaruh ke daerah kutub karena es yang mencair sehingga permukaan air laut menjadi semakin naik.
3. Kepunahan Spesies Tertentu
Efek rumah kaca dapat menyebabkan resiko terjadinya bencana alam karena mempengaruhi lingkungan maupun cuaca seperti kekeringan dan badai sehingga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem serta mengancam kehidupan satwa.
4. Kegagalan Panen Besar-Besaran
Efek rumah kaca dapat menyebabkan resiko terjadinya berbagai macam bencana alam serta dapat mempengaruhi iklim maupun cuaca contohnya kekeringan dan badai sehingga dapat mengganggu proses pertumbuhan tanaman untuk dipanen.
5. Lapisan Ozon Menipis
Hasil gas rumah kaca (CO2) yang tertahan di atmosfer bumi menyebabkan perubahan cuaca secara ekstrim serta kurang efektif dalam menangkal sinar ultraviolet.
Namun efek rumah kaca diperkirakan dapat dicegah dengan beberapa tindakan yang mudah dilakukan seperti:
1. Dalam Memilih Transportasi:
Asap kendaraan dapat menjadi penyebab utama polusi udara khususnya di perkotaan sehingga dianjurkan untuk menggunakan transportasi umum agar terhindar dari macet parah akibat banyaknya pengguna kendaraan pribadi, dianggap lebih praktis serta biayanya yang terjangkau. Selain itu, dapat menggunakan kendaraan yang tidak dapat menyebabkan polusi udara seperti sepeda. Alternatif lain, dapat berjalan kaki karena memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan.
2. Bijak Dalam Menggunakan Energi Listrik
Penggunaan energi listrik dapat berpengaruh teehadap efek rumah kaca, hal ini disebabkan karena pembangkit listrik menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2) dan dinitrogen oksida. Alternatif penggunaan energi listrik seperti tenaga surya dan tenaga angin, contohnya membatasi pemakaian ac, dengan memilih menggunakan kipas angin portable untuk menghemat biaya listrik.
3. Menggunakan Produk Yang Berbahan Ramah Lingkungan
Dapat menggunakan produk daur ulang dalam kehidupan sehari-hari, karena produksi barang tertentu dapat menghasilkan emisi gas efek rumah kaca yang tinggi. Selain itu, dapat menciptakan inovasi produk menggunakan teknologi khusus yang dapat mengurangi karbon dioksida.
4. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar
Dapat dimulai dengan mengurangi penggunaan produk berbahan plastik sekali pakai, penggunaan produk biogreen yang memungkinkan sampah mudah terurai dan dapat didaur ulang, membuang sampah pada tempatnya, serta mulai menanam tanaman maupun reboisasi hutan untuk menghasilkan oksigen serta dapat menyerap karbon dioksida.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, solusi paling tepat yang mudah dilakukan untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca dapat dilakukan dengan mendukung kebijakan ramah lingkungan pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca serta bergabung dalam komunitas pecinta lingkungan.
Writter: Clara Angelita Darma

artikelnya menambah wawasan
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteyang indah ga selalu baik ya
ReplyDeleteKeren banget deh, moga bisa memberikan manfaat kepada publik & berkepentingan 👏👍
ReplyDeletebetul, karena kita harus mulai peduli bumi, karna efek rumah kaca berpengaruh pada lapisan ozon
ReplyDeleteBenar sekalii penggunaan rumah kaca walau terlihat aesthetic tapi membawa dampak serius pada dunia ini, bisa digantikan dengan plastik UV yang masih cukup aesthetic dan mewahh
ReplyDeletekerenn
ReplyDelete