MUSUH BAGI PARA PETANI: BANJIR BANDANG YANG MERUSAK LAHAN SAWAH
Pada umumnya banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi diatas normal sehingga sistem pengaliran air yang terdiri dari sungai dan anak sungai alamiah serta sistem drainase dan kanal penampung banjir buatan yang ada tidak mampu menampung akumulasi air hujan tersebut sehingga meluap. Adapun yang dimaksud banjir di bidang pertanian adalah banjir yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai, dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan. Sedangkan banjir bandang biasanya terjadi pada aliran sungai yang kemiringan dasar sungai curam. Aliran banjir yang tinggi dan sangat cepat, dapat mencapai lebih dari 12 meter, limpasannya dapat membawa batu besar/bongkahan dan pepohonan serta merusak/menghanyutkan apa saja yang dilewati namum cepat surut. Banjir semacam ini dapat menyebabkan jatuhnya korban manusia (karena tidak sempat mengungsi) maupun kerugian harta benda yang besar dalam waktu yang singkat.
Untuk mengatasi banjir bandang, diperlukan upaya sebagai berikut:
1. Sistem Peringatan Dini
Memberikan informasi terbaru bagi seluruh masyarakat sekitar baik sebelum, menjelang, dan sesudah hujan.
2. Reboisasi Hutan
Menjaga kelestarian hutan dengan menanamkan tumbuhan disekitar hutan yang kosong, maupun hutan yang pernah terjadi kerbakaran, banjir, atau longsor sangat penting untuk akar pohon dapat menyerap air hujan dan mencegah erosi tanah.
3. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pembuatan drainase atau terasering disekitar tempat tinggal masyarakat lewat pipa di dalam tanah maupun saluran terbuka untuk menyaring, menampung, mengatur aliran/genangan air ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari erosi sehingga dapat menjaga kesuburan tanah.
4. Pengelolaan Sampah Dan Limbah
Membuang sampah maupun limbah sesuai aturan yang berlaku serta membedakan jenis-jenis sampah organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat menjadi salah satu faktor penting untuk membantu mencegah potensi banjir.
Writter: Clara Angelita Darma

informatif!
ReplyDeleteSangat informatif, mengingat pentingnya kemajuan dalam sektor pertanian
ReplyDeleteinformatif sekali artikelnya
ReplyDeletekeren informatif banget
ReplyDeletesangat menarik informasinya
ReplyDeleteMoga bisa mengedukasi dan bermanfaat bagi publik👏
ReplyDeleteIyaa cara paling efektif yakni menanam banyak pohon disekitar lahan sawah agar siklus atau aliran air di tanah seimbang dan terjaga
ReplyDeletekerenn
ReplyDelete