PENTINGNYA MENJAGA HUTAN DEMI KEHIDUPAN SATWA LIAR

 


Hutan dijuluki sebagai paru-paru dunia karena bereperan penting dalam menghasikan oksigen dan mengurangi karbon dioksida bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Sebanyak 62,97 persen dari luas daratan Indonesia merupakan kawasan hutan yang memiliki berbagai fungsi bagi kehidupan masyarakat. Hutan berperan penting dalam menghasilkan 1,2 kg oksigen, menyerap 14 kg karbon dioksida pertahun, akar pohon dapat menyediakan ruang untuk penyerapan air, sehingga mengurangi pengeluaran air di sungai, serta dapat dijadikan sebagai tempat tinggal makhluk hidup berbagai jenis satwa liar hingga suku yang hidup di pedalaman hutan. 

Manfaat hutan bagi satwa:

 1. Habitat

Hutan dapat menjadi rumah bagi jutaan spesies hewan karena mempunyai berbagai macam penyediaan tempat tinggal. Bagi mereka, hutan adalah tempat tinggal, sumber makanan, dan tempat berkembang biak. Setiap habitat ini menampung spesies hewan yang berbeda mulai dari serangga kecil hingga mamalia besar.


2. Sumber Makanan dan Minuman

Hutan berperan penting dalam siklus nutrisi  menyediakan makanan mulai dari buah-buahan, biji-bijian, daun, hingga hewan lainnya. Selain itu hutan menyediakan sumber air bersih bagi hewan untuk minum dan mandi.


3. Tempat Berlindung

Hutan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi berbagai jenis hewan dari cuaca ekstrem, predator, dan gangguan manusia. Selain itu, hutan memungkinkan hewan untuk berpindah dan bermigrasi.


4. Berkembang Biak

Banyak hewan yang membuat sarang di pohon atau di bawah tanah untuk melindungi telur dan anak-anak mereka dalam membantu menjaga keseimbangan ekosistem.


5. Tempat Berinteraksi Sosial

Berbagai spesies hewan yang tinggal di Hutan dapat saling berinterkasi dengan cara mereka masing-masing secara bebas.


Singkatnya, hutan adalah rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa. Tanpa hutan, banyak spesies hewan akan kehilangan habitatnya dan terancam punah. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemerintah, pihak berwenang, serta masyarakat sekitar dalam menjaga keasrian hutan. 


Writter: Clara Angelita Darma

Comments

Post a Comment