PENGARUH SISA POTONGAN KAIN PERCA BEKAS KONVEKSI DI LINGKUNGAN SEKITAR
Industri konveksi di Indonesia memiliki potensi yang besar karena mempunyai jaringan pasar yang luas antar distributor, supplier, maupun designer, dan memiliki banyak tenaga kerja yang sudah berpengalaman sehingga sangat terampil, terutama karena ketersediaan bahan baku berbagai macam jenis kain yang dapat ditemukan dengan mudah. Namun, industri konveksi juga memiliki beberapa tantangan seperti persaingan yang ketat, perkembangan trend fashion yang cepat berubah, serta pemilihan kain konveksi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Sayangnya, sebagian besar industri konveksi memiliki banyak sisa kain perca yang tidak dikelola dengan baik.
Tentunya kain perca industri konveksi yang tidak dikelola dengan benar dapat menimbulkan beberapa kendala seperti:
1. Resiko Banjir Dan Longsor
Kain perca yang dibuang sembarangan dapat menyumbat saluran pembuangan lewat pipa-pipa, selokan, danau, atau sungai serta dapat mencemari tanah sehingga menimbulkan resiko penumpukan limbah kain perca yang sulit untuk terurai secara alami yang dapat menyebabkan maupun longsor saat banjir.
2. Polusi Udara
Proses pengolahan limbah kain perca yang dibakar menghasilkan asap yang tersebar secara cepat di tempat terbuka mengandung gas beracun yang dapat mencemari udara sehingga mengganggu kesehatan pernapasan seperti sesak nafas jika dihirup dalam jangka panjang secara langsung.
3. Pemborosan Sumber Daya
Kain perca merupakan hasil dari proses produksi tekstil yang telah menghabiskan sumber daya alam seperti air, energi, dan bahan kimia. Membiarkan kain perca terbuang percuma sama saja membuang sumber daya yang telah digunakan. Hal ini menyebabkan kenaikan harga kain dan beresiko kerugian keuntungan bagi pelaku usaha koveksi.
4. Penumpukan Sampah
Kain perca yang dibuang ke tempat sampah dalam jumlah yang besar secara terus menerus dalam jangka panjang akan meningkatkan volume sampah sehingga terjadi penumpukan di tempat pembuangan akhir.
Jika kain perca tidak ditangani dengan baik dan benar akan terjadi kerusakan lingkungan, oleh karena itu pemerintah melakukan tindakan:
1. Daur Ulang
Kain perca dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk kerajinan tangan dan patchwork yang bermanfaat bagi banyak orang karena dapat digunakan secara berulang.
2. Kompos
Walaupun kain perca termasuk limbah anorganik yang sulit terurai secara alami, kain perca dapat di ubah menjadi pupuk organik dengan menggunakan teknologi canggih khusus.
3. Kerjasama Antar Pengrajin
Kain perca yang berlebih dapat atau dijual ke pengrajin lain yang memiliki keahlian terampil dalam proses pengolahan kain perca. Hasil produk dari kain perca dapat dijual ditoko secara langsung maupun lewat online sehingga bisa menghasilkan pendapatan tambahan yang menguntungkan.
Diharapkan dengan adanya kerjasama yang baik antar masyarakat, pelaku usaha konveksi, dengan pemerintah dalam mengatasi kain perca akan menghasilkan berbagai produk unik fungsional, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, membuka lapangan kerja serta menjadi sumber pendapatan yang menguntungkan.
Writer: Clara Angelita Darma

artikelnya edukatif sekali
ReplyDeleteBagus banget artikelnya
ReplyDeletebetul, memanfaatkan sisa potongan kain perca untuk didaur ulang supaya meningkatkan nilai jual
ReplyDeleteTerima kasih sudah mengangkat isu yang jarang dibahas ini
ReplyDeleteIyaa perlu sekali untuk mendaur ulang dengan baik sisa potongan bahan agar tidak terjadinya bahaya di lingkungan sekitar kita
ReplyDeletediolah jadi baju lagi bisa ga si?
ReplyDeletekain perca bisa jadi kreasi yang kerenn
ReplyDeleteWaa sangat kreatiff
ReplyDeleteTerimakasih
ReplyDeletekreatif sekali
ReplyDelete👍
ReplyDeleteinformasi yg bermanfaat
ReplyDeleteMoga bisa bermanfaat ya untuk mengedukasi publik👍
ReplyDeleteThanks, sgt berguna👍🏻👍🏻
ReplyDeleteNice info
ReplyDelete